Main Article Content

Abstract

Permasalahan partisipasi siswa dalam gerak dirasa perlu diatasi dengan pengembangan materi permainan kecil yang sesuai dengan gaya belajar dan kebutuhan belajar siswa. Untuk itu, pelatihan pengembangan permainan kecil sebagai materi ajar dalam PJOK penting dilakukan kepada guru PJOK. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan pelaksanaan pelatihan, kualitas, dan efektivitas pelaksanaan pelatihan. Penelitian lemah ini menggunakan protokol one shot case study design. Sebanyak 14 guru PJOK SMP terdiri atas 13 laki-laki dan 1 perempuan, rata-rata usia 40 tahun (25-59 tahun). Pengukuran dilakukan mengunakan angket tertutup dan terbuka. Jawaban angket terbuka dianalisis menggunakan analisis tematik memanfaatkan aplikasi NVivo dan jawaban angket tertutup dianalisis menggunakan deskriptif statistik. Hasil menunjukkan bahwa kualitas pelaksanaan masuk dalam kategori baik sekali (97%) dengan rincian kualitas materi baik sekali (98%), penyelenggara baik sekali (97%), sarana baik sekali (94%), dan kemampuan pemateri baik sekali (99%). Efektivitas pelatihan berdasarkan kesan guru terhadap pelaksanaan pelatihan masuk dalam kategori baik sekali (98%), pengalaman baru guru PJOK masuk dalam kategori baik sekali (98%), dan pemahaman guru terhadap topik yang dilatihkan masuk dalam kategori baik sekali (95%). Berdasarkan persepsi guru, bahwa berbagai permainan kecil yang menjadi materi pelatihan sesuai untuk meningkatkan keterampilan gerak dasar (non-lokomotor, lokomotor, dan manipulatif).

Keywords

Movement Participation Small-Sided Games Fundamental Movement Skills

Article Details