Pijar Nusantara https://ejournal.arunikamedianusantara.com/index.php/pijar <p><strong data-start="201" data-end="220">PIJAR NUSANTARA</strong> (Pengabdian kepada masyarakat Indonesia Jaya, Aktif, dan Responsif) merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal ini hadir sebagai wadah publikasi karya-karya pengabdian yang inovatif, aplikatif, dan berdampak langsung terhadap pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di seluruh penjuru Nusantara.<br><br><strong>PIJAR NUSANTARA</strong> diterbitkan secara berkala dan terbuka bagi para akademisi, praktisi, peneliti, serta pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan masyarakat melalui kegiatan pengabdian. Fokus utama jurnal ini adalah pada publikasi hasil implementasi ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya yang memberikan solusi atas permasalahan riil yang dihadapi masyarakat.</p> en-US adhitiqbal75@gmail.com (Iqbal, S.Pd., M.Pd) Tue, 31 Mar 2026 00:00:00 +0800 OJS 3.1.2.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal: Pendekatan Participatory Action dalam Penguatan Tata Kelola Desa https://ejournal.arunikamedianusantara.com/index.php/pijar/article/view/63 <p><em>Community empowerment grounded in local potential constitutes a strategic approach in strengthening rural governance. This article documents the role of a field supervisor lecturer (Dosen Pembimbing Lapangan/DPL) in facilitating a participatory action-based community service program through Kuliah Kerja Nyata (KKN) in Tabo-Tabo Village, Bungoro District, Pangkajene dan Kepulauan Regency, South Sulawesi. The DPL's supervisory functions encompassed needs identification, program planning facilitation, field coordination with village and sub-district governments, and reflective evaluation alongside students. Three program clusters directly aligned with the article's focus: (1) strengthening village governance through public information transparency and digital media development; (2) community economic empowerment through MSME legalization and local tourism asset development; and (3) social and infrastructure capacity building through environmental health activities and public facility revitalization. Results demonstrate that active DPL mentorship within a participatory framework effectively catalyzed multi-stakeholder collaboration, produced measurable community outcomes, and cultivated sustainable local capacity. These findings affirm that the DPL role extends beyond administrative supervision into substantive facilitation of community-based development grounded in local assets.</em></p> Novayanti Rukmana, Febrianto Syam, Muhammad Nur Yamin, Asri Nur Aina, Anna Fiulaizi Copyright (c) 2026 Pijar Nusantara https://ejournal.arunikamedianusantara.com/index.php/pijar/article/view/63 Tue, 31 Mar 2026 00:00:00 +0800 Sosialisasi Kebijakan Kurikulum Mata Pelajaran Pilihan Koding dan Kecerdasan Buatan Kepada Guru di Kabupaten Pinrang https://ejournal.arunikamedianusantara.com/index.php/pijar/article/view/61 <p><em>Kebijakan mata pelajaran pilihan Koding dan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Kurikulum Merdeka merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk memperkuat literasi digital peserta didik di era transformasi digital. Namun, implementasi kebijakan ini di daerah seperti Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, masih menghadapi kendala komunikasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan substansi kebijakan mata pelajaran Koding dan AI kepada guru SMA/SMK di Kabupaten Pinrang, mengidentifikasi hambatan komunikasi kebijakan yang ada, serta mendorong dialog antara guru sebagai pelaksana kebijakan dan pembuat kebijakan di tingkat pusat. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui penyampaian materi, diskusi kelompok, demonstrasi praktis, dan sesi dialog terbuka yang melibatkan guru dan perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Pinrang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi mampu meningkatkan pemahaman awal guru mengenai kebijakan tersebut dan mendapat respons positif dari peserta. Namun demikian, ditemukan bahwa sebagian besar guru masih memiliki keterbatasan pengetahuan teknis dan kekhawatiran terhadap kesiapan infrastruktur serta kompetensi pengajaran. Temuan ini menegaskan perlunya sosialisasi kebijakan yang sistematis, partisipatif, dan berkelanjutan, serta pelatihan teknis yang mendampingi guru dalam proses implementasi kurikulum berbasis teknologi digital.</em></p> Putri Dzakilla Handayani, Anisa Fitri, Nina Agustina, Nurul Ayuni, Sukma Riski Ananda Copyright (c) 2026 Pijar Nusantara https://ejournal.arunikamedianusantara.com/index.php/pijar/article/view/61 Tue, 31 Mar 2026 00:00:00 +0800 Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemanfaatan Sampah Plastik menjadi Paving Block di Desa Kabuloang https://ejournal.arunikamedianusantara.com/index.php/pijar/article/view/58 <p><em>Permasalahan sampah plastik di wilayah pesisir masih menjadi salah satu tantangan lingkungan yang dihadapi masyarakat Desa Kabuloang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Program pemanfaatan sampah plastik menjadi paving block diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang lebih berkelanjutan di Desa Kabuloangini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan sampah plastik menjadi paving block ramah lingkungan. Program dilaksanakan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sulawesi Barat dengan menggunakan metode partisipatif melalui tahapan persiapan, sosialisasi, praktik pembuatan paving block, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memberikan respons positif dan terlibat aktif dalam setiap tahapan program. Kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai dampak sampah plastik terhadap lingkungan serta memberikan keterampilan dasar dalam pengolahan limbah plastik menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Program pemanfaatan sampah plastik menjadi paving block diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang lebih berkelanjutan di Desa Kabuloang.</em></p> Ayyub Yunus, Munawir Anas, Iqbal Arifin, Nurhikma Ramadhana, Darman Manda Copyright (c) 2026 Pijar Nusantara https://ejournal.arunikamedianusantara.com/index.php/pijar/article/view/58 Tue, 31 Mar 2026 00:00:00 +0800 Penguatan Literasi Nilai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) untuk Keberlanjutan Budaya Komunitas https://ejournal.arunikamedianusantara.com/index.php/pijar/article/view/66 <p><em>Pelestarian nilai Warisan Budaya Takbenda menjadi kebutuhan penting di tengah perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan melemahnya pewarisan budaya antargenerasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat literasi, kesadaran, dan kapasitas awal peserta dalam memahami konsep nilai, warisan budaya, budaya takbenda, serta strategi pelestarian nilai budaya secara berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dasar secara daring oleh ESAS Management dengan peserta level nasional yang memenuhi persyaratan kepesertaan, meliputi latar pendidikan minimal mahasiswa atau lulusan sarjana, kemampuan komunikasi, minat terhadap pelestarian budaya, dan komitmen berkontribusi pada masyarakat. Metode kegiatan menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan reflektif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, refleksi terarah, serta perumusan gagasan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai nilai budaya takbenda sebagai sistem makna, identitas, pengetahuan, keterampilan, dan pedoman sosial. Peserta juga mampu mengenali tantangan pelestarian dan merumuskan strategi sederhana berbasis komunitas, pendidikan, dan teknologi. Pelatihan ini berkontribusi menyiapkan peserta sebagai agen awal pelestarian nilai budaya takbenda.</em></p> Dimas Ario Sumilih, Atma Ras Copyright (c) 2026 Pijar Nusantara https://ejournal.arunikamedianusantara.com/index.php/pijar/article/view/66 Tue, 31 Mar 2026 00:00:00 +0800 Pelestarian Nilai - Nilai Kearifan Lokal melalui Pembelajaran Sejarah berbasis Budaya Daerah https://ejournal.arunikamedianusantara.com/index.php/pijar/article/view/68 <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai pentingnya pelestarian nilai-nilai kearifan lokal melalui pembelajaran sejarah berbasis budaya daerah di SMAN 11 Takalar. Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya minat peserta didik terhadap budaya lokal dan pembelajaran sejarah yang masih didominasi metode ceramah serta penggunaan buku teks. Padahal, Kabupaten Takalar memiliki potensi budaya lokal yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar sejarah yang kontekstual dan bermakna. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara sistematis dan partisipatif melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi, pembelajaran interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, dan identifikasi nilai-nilai kearifan lokal di lingkungan peserta didik. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengetahui peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi, pemahaman, dan kesadaran peserta didik terhadap pentingnya pelestarian budaya lokal. Peserta mampu mengidentifikasi nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, toleransi, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Pembelajaran sejarah berbasis budaya daerah juga terbukti mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih kontekstual, menarik, dan bermakna bagi peserta didik.</p> Bahri, Asmunandar, Suriani Abbas, Andi Dewi Riang Tati, Fitra Widya Wati Copyright (c) 2026 Pijar Nusantara https://ejournal.arunikamedianusantara.com/index.php/pijar/article/view/68 Tue, 31 Mar 2026 00:00:00 +0800 Pembekalan Karakter Profesi Hukum Bagi Mahasiswa Untuk Meningkatkan Integritas, Dan Orientasi Pada Penegakan Hukum Yang Berkeadilan https://ejournal.arunikamedianusantara.com/index.php/pijar/article/view/30 <p><em>Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pembekalan kepada mahasiswa mengenai pentingnya pembentukan karakter profesi hukum yang jujur, berintegritas, dan berorientasi pada penegakan hukum yang berkeadilan. Sebagai calon insan hukum, mahasiswa perlu dibekali tidak hanya dengan pemahaman hukum secara normatif, tetapi juga dengan nilai moral, etika, tanggung jawab, dan komitmen terhadap keadilan. Kegiatan ini dilaksanakan di Makassah City Hub pada 28 April 2026, pukul 09.00 WITA hingga selesai, dengan jumlah peserta sebanyak 80 mahasiswa. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan refleksi mengenai nilai-nilai etika profesi hukum. Materi mencakup kejujuran, integritas, profesionalitas, dan tanggung jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa secara signifikan, yang dibuktikan melalui pre-test dan post-test yang menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 65 menjadi 85. Selain itu, partisipasi aktif dalam diskusi dan refleksi menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengidentifikasi contoh nyata penerapan etika profesi hukum dalam kehidupan sehari-hari. Indikator keberhasilan kegiatan yang dapat diukur secara objektif meliputi: (1) peningkatan skor post-test ≥ 20% dibandingkan pre-test; (2) minimal 75% mahasiswa menunjukkan kemampuan mengidentifikasi prinsip etika hukum dalam studi kasus; dan (3) tingkat partisipasi ≥ 80% dalam sesi diskusi interaktif. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat membentuk kesadaran mahasiswa sebagai calon penegak hukum yang jujur, berintegritas, dan berkomitmen terhadap penegakan hukum yang berkeadilan.</em></p> Kurnia Ali Syarif, Firmansyah, Andika Wahyudi Gani Copyright (c) 2026 Pijar Nusantara https://ejournal.arunikamedianusantara.com/index.php/pijar/article/view/30 Tue, 31 Mar 2026 00:00:00 +0800 Storry Telling: Penguatan Budaya Anti Kekerasan di Satuan Pendidikan melalui Pendekatan Hukum, Sosial, dan Antropologi https://ejournal.arunikamedianusantara.com/index.php/pijar/article/view/65 <p>Kekerasan di lingkungan satuan pendidikan masih menjadi persoalan yang memerlukan perhatian serius karena berdampak terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik peserta didik. Fenomena bullying, kekerasan verbal, intimidasi, dan pengucilan sosial sering kali dianggap sebagai bagian biasa dari interaksi sosial di lingkungan sekolah sehingga berpotensi membentuk budaya kekerasan yang terus berkembang. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara idealitas perlindungan anak di lingkungan pendidikan dengan realitas sosial yang masih ditemukan dalam kehidupan sekolah sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan edukatif yang komunikatif dan sesuai dengan perkembangan psikologis anak untuk membangun budaya anti kekerasan sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat budaya anti kekerasan di satuan pendidikan melalui metode story telling dengan pendekatan hukum, sosial, dan antropologi. Kegiatan dilaksanakan di SD Inpres IKIP pada tanggal 16 Oktober 2025 dengan melibatkan siswa/i kelas III, IV, V, dan VI, guru, tenaga kependidikan, serta mahasiswa KKN-PPL Terpadu Universitas Negeri Makassar. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan observasi awal, edukasi interaktif, penyampaian materi, story telling, diskusi partisipatif, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode story telling mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai bentuk-bentuk kekerasan di lingkungan sekolah serta pentingnya sikap empati, toleransi, dan penghormatan terhadap sesama. Pendekatan multidisipliner melalui perspektif kriminologi, perlindungan anak, dan antropologi pendidikan juga membantu peserta memahami dampak perilaku bullying serta pentingnya membangun budaya sekolah yang aman, humanis, dan ramah anak.</p> Heri Tahir, Ririn Nutfaathirany Heri, Muhammad Aswan, Sitti Junaeda, Nasihin Copyright (c) 2026 Pijar Nusantara https://ejournal.arunikamedianusantara.com/index.php/pijar/article/view/65 Tue, 31 Mar 2026 00:00:00 +0800